Pergi Saja


By: Khoirul Taqwim

Kala langit masih mendung tebal
Engkau pergi begitu saja
Apa salahku?...
itu menjadi sebuah pertanyaan dari dalam lubuk jiwaku
Hingga bertalu-talu dalam lingkup sebuah pertanyaan
Tentangmu dan kepergianmu

Pergi saja dariku
Jika itu maumu
Mungkin dengan kepergianmu
Ketenangan akan kau peroleh
Begitu juga kebahagiaan akan kau dapat
Namun bagiku
Atas kepergianmu
Akan menjadi sebuah pertanyaan yang tak terjawab

Pergi Saja
Raih kepuasanmu
Hiraukan saja aku
Karena aku masih bisa bernafas tanpamu
Walau hanya sebatas nafas sisa-sisa umur kehidupanku
Biar semua menjadi kenangan tersendiri dalam jiwaku

Pergi saja
Jangan pernah ragu
Jangan pernah menoleh kebelakang alurmu
Apalagi kembali padaku
Anggap saja semua angin berlalu
Anggap saja tak pernah terjadi sesuatu
Biar semua kita pasrahkan pada pemilik langit dan bumi
Kisah kepergianmu dalam kehidupanku
Semua kan tertuang dalam sabda-sabda cinta

Kasih Senyap


By: Khoirul Taqwim

Bulan bercahaya tiap purnama
Matahari pancarkan sinar dari pagi sampai sore hari
Semua terus bergulir bersama tatanan semesta
Begitu juga kasih senyap
Terkadang nampak jelas
Laksana deburan ombak dipesisir Samudra
Namun terkadang sirna
Laksana embun pagi yang hilang ditelan mentari pagi hari

Kasih senyap
Hilang laksana ditelan ombak di Samudra
Begitu cepat datang
Namun begitu juga cepat pergi
Laksana kilatan halilintar yang tak menunggu waktu lama
Tetapi dalam ingatan begitu tajam
Tentang kasih senyap yang masuk dalam perasaan jiwa raga

Kasih senyap sebuah rasa
Atas jiwa yang ingin mereguk kesucian cinta
Tetapi semua sirna ditelan keangkuhan nafsu angkara murka
Hingga semua hilang dengan sempurna
Atas kondisi kasih yang hilang begitu cepat
Laksana bintang-bintang dilangit
Gemerlap dengan indah
Namun saat matahari muncul
Sirna sudah keindahan bintang-bintang dilangit nan indah mewarna

Kasih senyap
Kisah kasih yang berharga dalam jiwa
Namun semua sirna ditelan waktu yang terus berputar
Dari purnama menuju purnama berikutnya
Sungguh sudah kisah kasih senyap
Biar menjadi kenangan didasar jiwa
Hilang dalam raga
Namun masih ingat dengan jelas dalam nurani rasa
Semua terlukis dalam sabda-sabda cinta

Penantian Keajaiban Cinta


By: Khoirul Taqwim

Tatkala langit masih menggumpal hitam
Aku masih duduk disini menanti keajaiban
Tentang cinta yang tumbuh kembang
Namun tak berbunga mekar mewarna
Karena cinta ditelan putaran purnama
Hingga ratusan purnama berganti
Namun cinta tak kunjung jua datang

Menanti keajaiban cinta
Ditengah kegersangan jiwa
Kian hari mulai tak menentu
Seolah-olah dimakan gerhana matahari
Terang lenyap seketika
Hilang sudah cahaya cinta
Hingga sampailah!
Pada ujung titik penantian yang tak menentu
Sampai berakhir lelah yang membosankan rasa

Tatkala gunung-gunung masih tegak tinggi
Samudra masih terhampar diseberang lautan
Begitu juga langit masih tegak berdiri
Namun Aku disini masih dalam kecemasan yang mendalam
Karena cintaku diujung penantian yang tak terarah
Semua terasa berjalan tanpa kepastian
Sungguh penantian yang mendalam atas nama cinta

Penantian keajaiban cinta
Suatu harapan akan sebuah makna jiwa
Saat cinta dalam kegersangan yang mendalam
Cinta diharap datang menjadi jawaban kegelisahan
Supaya keteduhan jiwa terasa amat
Dalam kesejukan asmara kalbu
Semua tertuju pada titik penantian keajaiban cinta

Laksana Sebuah Harapan


By: Khoirul Taqwim

Cinta itu laksana sebuah harapan
Tertuang dalam Do'a-do'a suci
Tak perduli siang maupun malam
Cinta dapat singgah seketika
Sepanjang akhir nafas kehidupan
Karena cinta begitu lembut
Masuk dalam ranah jiwa
Laksana gaib yang tak mampu dicerna

Cinta itu harapan
Akan keindahan semesta
Tercermin dalam kitab-kitab cinta
Hingga kitab-kitab tak mampu menulis sampai tuntas
Karena cinta penuh lika-liku kehidupan
Sepanjang nafas itu berada
Dalam naungan kesucian yang tak terbantahkan

Kisah cinta
Laksana sebuah harapan
Tanpa awal maupun tanpa akhir
Karena cinta begitu saja hadir
Dalam jiwa-jiwa harapan
Penuh dengan Do'a-do'a keindahan
Sepanjang kisah makna cinta
Singgah dibenak hati yang terdalam

Bila cinta
Singgah dalam kesedihan
Berarti sama dengan dia belum mereguk cinta
Namun hanya mereguk kepalsuan cinta belaka
Karena cinta menghadirkan kebahagiaan
Bukan kesedihan dalam jiwa
Kecuali dia gagal atas nama cinta
Maka bisa jadi kesedihan cinta yang amat
Akan muncul dari lubang kegagalan cinta

Pengalaman Asmara


By: Khoirul Taqwim

Terima kasih
Kuucap pada asmara
Atas pengalaman yang engkau berikan
Sungguh pengalaman asmara
Membuat hati bahagia rasa
Walau gagal asmara
Menjadi satu dalam geliat asmara jiwa

Pengalaman asmara
Menuntun tentang kisah-kasih
Asmara kerudung-kerudung putih
Terselip dimustaka indahmu
Indah mempesona jiwa kalbu
Menyeruak dijantung asmara rindu
Hingga seluruh semesta jiwa
Tertuju dalam detakan kelembutan nafasmu

Pengalaman asmara
Membuat jiwa berharga rindu
Akan lika-liku pengalaman asmara
Bersama rindu akan indah asmaramu
Sungguh pengalaman asmara
Membuat rasa sanubari kaya akan jejakmu
Jejak asmara akan keindahan jiwa lakumu

Asmara jiwa
Menuntun pengalaman asmara
Menjawab segala derita kalbu
Bersama pengalaman asmara
Dalam menuntun jejak asmara raga
Karena asmara jiwa
Punya makna ditengah-tengah rasa
Menuntun disetiap detak kalbu
Dengan membuka pengalaman asmara
Saat menjawab asmara jiwa
Tersurat bersama sabda-sabda cinta